Perkiraan Biaya Kuliah S1 di PTN dan PTS 2023/2024

Di era sekarang ini, melanjutkan pendidikan tinggi sudah menjadi suatu keharusan. Hal ini tidak terlepas dari bagaimana sulitnya mencari pekerjaan bagi lulusan SMA/MA/Sederajat. Sebagai contoh dari seorang teman yang ingin bekerja di sebuah toko di pasar.

Pada saat itu ada lowongan kerja yang dibuka untuk menjadi penjaga toko. Ada 2 (dua) orang yang melamar, yang satu lulusan SMA dan satunya lagi lulusan S1, ternyata yang diterima adalah yang berasal dari lulusan S1. Dari sini kamu dapat menyimpulkan bahwa yang berpendidikan lebih tinggi akan lebih mudah diterima kerja.

Perkiraan Biaya Kuliah S1 di PTN dan PTS 2022/2023
Perkiraan Biaya Kuliah S1 di PTN dan PTS

Namun bukan berarti itu semua sudah terjamin. Kuliah tinggi pun tidak dapat menjamin kamu akan memperoleh pekerjaan dengan mudah. Jika berbicara soal keahlian, lulusan SMA/MA/Sederajat pun banyak yang memiliki keahlian setara dengan anak kuliahan, bahkan mungkin ada yang lebih. Tentu saja mereka memiliki kelebihan dikeahliannya masing-masing.

Melihat kembali contoh diatas, maka menempuh pendidikan ke tingkat sarjana menjadi hal yang sangat dibutuhkan di era saat ini. Bukan hanya untuk memperoleh gelar saja, melainkan untuk mengasah skill dan penguasaan materi dan pastinya membentuk koneksi merupakan hal yang lebih penting daripada hanya mencari gelar.

Mungkin ulasan diatas terlalu panjang lebar ya, namun hal itu merupakan sedikit gambaran bagaimana kehidupan di dunia kerja nanti.

Kembali ke topik utama kita!. Jika melihat kondisi saat ini banyak mahasiswa yang berfikir tentang kampus dan jurusan perkuliahan. Padahal, biaya kuliah juga merupakan hal penting yang harus dipikirkan. Jika kamu tidak mempertimbangkanya, biaya kuliah mungkin akan menjadi sebuah kendala semasa perkuliahan nanti.

Ada baiknya perihal biaya kuliah ini harus kamu pertimbangkan dan bicarakan dengan orang tua/wali yang akan membiayai pendidikan di perguruan tinggi. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali universitas yang memiliki dan memberikan biaya kuliah murah namun tetap dengan kualitas yang masih bagus, kamu bisa membaca artikel 23+ Universitas Biaya Kuliah Murah di Indonesia.

Nah, buat kamu siswa/i lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan S1, baik itu di PTN (Perguruan Tinggi Negeri), PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) ataupun di PTS (Perguruan Tinggi Swasta) maka tentunya perlu mempersiapkan biaya kuliah.

Biaya kuliah ini sudah bisa kamu perisapkan dari sekarang terlebih bagi yang ingin melanjutkan pendidikan di kedokteran yang terkenal dengan biaya kuliah yang sangat mahal. Mempersiapkan biaya kuliah dapat kamu lakukan dengan cara menabung tiap hari atau tiap bulan secara rutin dan konsisten sehingga uang ini akan cukup terkumpul saat kamu ingin kuliah nanti.

Siapa yang Harus Menabung Biaya Kuliah?

Pertanyaan ini pastinya tidak sulit untuk kamu jawab. Karena yang menambung biaya kuliah tentunya mereka yang sudah bekerja yaitu orang tua/wali/orang yang ingin membiayai biaya kuliah kamu dengan ikhlas.

Baca Juga:  Biaya Kuliah UNISSULA Semarang T.A 2024/2025

Walaupun sudah ada yang membiayai, kalianpun sebagai siswa/i yang berkeinginan melanjutkan pendidikan tinggi setelah lulus sekolah harus berupaya untuk menabung sendiri. Cobalah sisihkan uang jajan kalian mulai dari sekarang untuk tabungan kuliah. Dengan demikian, kalian juga sudah mempersiapkan sendiri biaya untuk kuliah nanti.

Selain biaya mandiri, bagi kamu yang berasal dari keluarga kurang mampu atau dari latar belakang ekonomi rendah, kamu bisa mendaftar beasiswa bidikmisi atau sekarang disebut KIP-Kuliah, kamu bisa membaca artikel pendaftaran beasiswa bidikmisi.

Lantas, Apakah Biaya Kuliah S1 itu Sangat Mahal?

Jawabannya tentu saja “TIDAK”. Biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan kuliah bisa dijangkau oleh semua kalangan dengan latar belakang ekonomi manapun. Di universitas negeri (PTN dan PTKIN), bagi mahasiswa dengan latar belakang ekonomi kurang mampu akan diberikan bantuan beasiswa pendidikan yang bernama Bidikmisi atau KIP-Kuliah seperti yang sudah admin jelaskan diatas. Beasiswa ini akan diberikan sejak awal kuliah hingga kamu lulus S1.

Bagaimana supaya bisa memperoleh bidikmisi?, tentu saja kamu harus melalui seleksi terlebih dahulu atau diberikan bagi yang sudah memenuhi persyaratan. Dengan memperoleh beasiswa ini, maka biaya kuliahmu pun akan lebih ringan.

Apa Bidikmisi cuman ada di PTN?. Beasiswa bidikmisi juga ada dibeberapa kampus swasta (PTS). Biasanya hanya PTS-PTS ternama saja yang memiliki program bidikmisi. Pastinya kaliah mencari tahu terlebih dahulu informasi terkait bidikmidi dikampus PTS yang dituju sebelum mendaftarkan diri. Jika kamu memperoleh beasiswa atau bidikmisi, maka akan sangat meringankan beban biaya kuliah nantinya.

Apa Saja yang Harus dibayar Saat Kuliah S1?

Di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), biaya kuliah ditentukan dengan menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). UKT merupakan sistem pengelompokkan biaya kuliah berdasarkan penghasilan orang tua atau latar belakang ekonomi.

Uang kuliah ini biasanya dibayarkan setiap awal semester baru tanpa ada tanggungan biaya lainnya. besarnya UKT akan tetap mulai dari semester 1 sampai semester akhir. UKT terbagi dalam 8 (delapan) kelompok, mulai dari UKT Kelompok 1 yang terendah hingga UKT Kelompok 8 yang tertinggi. UKT terendah biasanya berkisar Rp. 500.000 dan UKT tertinggi memiliki kisaran biaya yang bervariasi, ada yang lebih dari Rp. 10.000.000 dan ada juga yang kurang dari 10.000.000.

Penetuan besar kecilnya UKT seorang mahasiswa ditentukan oleh penghasilan orang tua/wali. Sedangkan untuk besar kecilnya penghasilan orang tua/wali dilihat dari formulir yang diisikan oleh mahasiswa tersebut saat proses regestrasi ulang. Jangan lakukan kebohongan ya, karena disini dibutuhkan kejujuran dalam mengisi data.

Jadi, kamu cukup membayar biaya UKT saja untuk kuliah di PTN dan PTKIN.

Baca Juga:  Biaya Kuliah Politeknik Negeri Malang T.A 2024/2025

Sedangkan bagi kamu yang ingin kuliah di PTS, biasanya biaya yang harus kamu keluarkan saat kuliah akan bermacam-macam. Di semester pertama kamu akan membayar biaya pembangunan, kemudian dilanjutkan biaya kuliah per semester, biaya KTM, biaya Almamater, biaya kerja praktek seperti KKN/KKL/KP/PPL/Semacamnya, biaya UTS dan UAS, biaya proposal dan skripsi, biaya wisuda dan biaya lainnya.

Biaya-biaya diatas memiliki besaran yang bervariasi tergantung dari kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak kampus masing-masing. Jika dibuat sebuah perkiraan, maka biaya kuliah S1 di PTS adalah sebagai berikut:

  • Biaya bangunan: berkisar Rp. 2.000.000 sd Rp. 10.000.000;
  • SPP per semester: berkisar Rp. 1.000..000 sd Rp. 7.000.000;
  • Biaya almamater: berkisar Rp. Rp. 150.000 sd Rp. 400.000;
  • Biaya KTM (Kartu Tanda Mahasiswa): berkisar Rp. 50.000;
  • Biaya KKN/KKL/PPL/semacamnya: berkisar Rp. 300.000 sd Rp. 700.000;
  • Biaya SKS: berkisar Rp. 700.000 sd Rp. 1.500.000 Per semester;
  • Biaya UTS: berkisar Rp. 150.000 sd Rp. 300.000 Per semester;
  • Biaya UAS: berkisar Rp. 150.000 sd Rp. 300.000 Per semester;
  • Biaya proposal dan skripsi: berkisar Rp. 700.000 sd Rp. 1.500.000;
  • Biaya wisuda: berkisar Rp. 1.000.000 sd Rp. 2.500.000.

Perkiraan biaya kuliah S1 PTS diatas belum termasuk biaya kos-kosan, biaya hidup, biaya fotokopi, biaya buku, biaya transportasi, biaya laptop dan biaya lainnya. Jadi masih banyak biaya lain yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan yang belum tersebut dalam list diatas.

Tentu saja biaya-biaya diatas juga ada di kampus negeri. Maksud dari biaya kos-kosan, biaya hidup, biaya buku, biaya transportasi dan lainnya yang disebutkan dalam paragraph diatas juga harus kamu keluarkan jika ingin melanjutkan pendidikan di kampus PTN.

Berapa Biaya Kuliah Per Semester untuk S1 di PTN dan PTS?

Untuk biaya kuliah di PTN, sudah admin jelaskan diatas, karena menggunakan sistem UKT jadi kamu hanya cukup bayar biaya UKT sekali saja per semester, tanpa ada biaya pembangunan, biaya proposal dan skripsi, biaya wisuda. Kamu cukup bayar biaya UKT saja untuk kuliah di PTN.

Sedangkan khusus untuk kuliah di PTS, kamu harus bisa membuat total perkiraan biaya sendiri dari biaya perkiraan yang sudah admin paparkan diatas.

Misalnya, jika kita buat perkiraan biaya seperti ini untuk biaya kuliah pokok S1 di PTS yaitu:

  • Biaya bangunan: sekitar Rp. 5.000.000;
  • SPP Per semester: sekitar Rp. 2.500.000 dikali 4 tahun (8 semester) = Rp. 20.000.000;
  • Biaya almamater: sekitar Rp. Rp. 150.000;
  • Biaya KTM: sekitar Rp. 50.000;
  • Biaya KKN/KKL/PPL/semacamnya: sekitar Rp. 400.000;
  • Biaya SKS: sekitar Rp. 900.000 Per semester, dikali 4 tahun (8 semester) = Rp. 7.200.000;
  • Biaya UTS: sekitar Rp. 150.000 Per semester, dikali 4 tahun (8 semester) = Rp. 1.600.000;
  • Biaya UAS: sekitar Rp. 150.000 Per semester, dikali 4 tahun (8 semester) = Rp. 1.600.000;
  • Biaya proposal dan skripsi: sekitar Rp. 1.500.000;
  • Biaya wisuda: sekitar Rp. 1.500.000.

Maka, total perkiraan biaya kuliah di Perguruan Tinggi Swasta untuk biaya pokoknya adalah Rp. 39.000.000.

Baca Juga:  Biaya Kuliah UNJAYA Yogyakarta T.A 2022/2023

Apa Saja Biaya lainnya untuk Kuliah S1 di PTN atau PTS?

Seperti yang sudah admin jelaskan, biaya diatas hanya biaya pokok saja atau biaya yang dikeluarkan di dalam kampus. Biaya tersebut belum termasuk biaya yang akan kamu keluarkan di luar kampus, seperti biaya kos, biaya hidup, biaya transportasi, biaya buku, fotokopi dan biaya lainnya. Jika kita buat perkiraan untuk biaya diluar kampus adalah sebagai berikut:

  • Biaya kos-kosan: Rp. 4.000.000, Per tahun, dikali 4 tahun = Rp. 16.000.000;
  • Biaya makan minum: Rp. 600.000, Per bulan, dikali 48 bulan = Rp. 28.800.000;
  • Biaya transportasi: Rp. 300.000, Per bulan, dikali 48 bulan = Rp. 14.400.000;
  • Biaya beli buku dan fotokopi: Rp. 1.000.000;
  • Biaya beli laptop: Rp. 7.000.000;
  • Biaya kebutuhan lainnya: Rp. 2.000.000.

Maka, total perkiraan biaya di luar kampus untuk kuliah S1 di PTN atau PTS adalah Rp. 69.200.000.

Biaya di luar kampus seperti inilah yang biasanya jarang diperhitungkan oleh kebanyakan mahasiswa. Biasanya mereka hanya menghitung biaya pokok saja berapa per semesternya, sedangkan lupa untuk biaya diluar kampus. Padahal biaya yang seperti ini sangat penting untuk diperhitungkan karena berada di luar perkiraan kita.

Jadi, Berapa Total Biaya Kuliah S1 di PTN dan PTS Sampai Selesai?

Nah, kita sudah membahas panjang lebar terkait biaya kuliah, mulai dari biaya pokok sampai biaya di luar kampus. Jadi berapa total biaya kuliah S1 di kampus Negeri dan Swasta?. Untuk perkiraan total biaya kuliah di PTN/PTKIN sampai selesai adalah:

  • (UKT yang dibayar ditambahkan dengan biaya lain-lainnya seperti yang dijelaskan diatas)

Contohnya UKT yang dibayarkan adalah Rp. 2.500.000 Per Semester dikali 4 tahun (8 Semester) diperoleh Rp. 20.000.000, kemudian ditambahkan biaya lainnya Rp. 69.200.000, maka didapatkan total biaya pendidikan di PTN adalah Rp. 89.200.000.

Sedangkan untuk perkiraan total biaya kuliah di kampus PTS sampai selesai adalah:

  • (Biaya kuliah pokok ditambahkan dengan biaya lainnya seperti diatas)

Jika dilihat pada perhitungan diatas, biaya kuliah pokok S1 di kampus swasta adalah Rp. 39.000.000, kemudian ditambahkan dengan biaya lainnya yaitu Rp. 69.200.000, maka didapatkan total biaya pendidikan S1 di PTS adalah Rp. 108.200.000.

Nah, demikianlah informasi mengenai perkiraan biaya kuliah S1 di PTN dan PTS yang bisa admin bagikan. Perlu kamu ketahui, informasi diatas hanyalah hasil perkiraan saja. Biaya kuliah sesunggunya bisa lebih murah ataupun lebih mahal dari perkiraan diatas, atau bahkan gratis biaya kuliah karena memperoleh beasiswa selama 4 tahun kuliah (8 semester).

Kamu juga bisa membuat perkiraan sendiri untuk biaya pokok atau biaya diluar kampus sesuai dengan referensi kamu. Semoga informasi diatas bisa menjadi gambaran untuk kamu seberapa besar biaya yang harus kamu keluarkan untuk menempuh pendidikan S1 di PTN atau PTS.

Jangan lupa update terus informasi terbaru di website ini dan bagikan artikel ini untuk teman-teman kamu yang membutuhkan ya!. Semoga bermanfaat dan terima kasih.